Friday, June 22, 2007

Senam Otak, Penyegar Pikiran

Senam Otak, Penyegar Pikiran
for everyone

Otak kita terdiri dari dua belahan, kiri dan kanan. Anehnya, 85 persen orang di dunia ini ternyata hidup dengan mengandalkan otak kiri saja. Sebagian dari sisanya menggunakan kombinasi keduanya, dan sebagian lagi memakai otak kanan. Itulah kesimpulan beberapa penelitian tentang otak.

Dari segi fungsi, otak yang terdiri dari dua belahan kiri dan kanan itu seolah memiliki tiga dimensi yang saling berhubungan. Dengan mengoptimalkan penggunaan seluruh bagian ini, fungsi otak dapat dioptimalkan. Sayang, tak semua orang mampu melakukannya. Salah satu cara mengoptimalkan penggunaan semua dimensi otak adalah senam otak.
Tak Perlu Waktu Khusus

Senam otak atau brain gym adalah serangkaian latihan berbasis gerakan tubuh sederhana. Gerakan itu dibuat untuk merangsang otak kiri dan kanan (dimensi lateralitas); meringankan atau merelaksasi belakang otak dan bagian depan otak (dimensi pemfokusan); merangsang sistem yang terkait dengan perasaan/emosional, yakni otak tengah (limbis) serta otak besar (dimensi pemusatan).

Sebagai pemula, Anda bisa melakukannya lewat gerakan sederhana sambil melakukan kegiatan sehari-hari. “Senam ini bisa dilakukan tanpa waktu khusus. Sambil nonton televisi juga bisa,” ujar Dra. Hj. Kartika Sapardjiman, pempimpin Kelas Brain Gym di Rumah Sakit Kartika, Pulo Mas, Jakarta Timur. Tapi, imbuh Kartika yang saat ini membimbin tujuh peserta, termasuk seorang ibu hamil, sebelum mempraktikkan sendiri Anda perlu bimbingan instruktur khusus.
Populer di Amerika dan Eropa

Menurut Paul E. Denisson Ph.D., ahli senam otak dari lembaga Educational Kinesiology, Amerika Serikat, meski sederhana, brain gym mampu memudahkan kegiatan belajar dan melakukan penyesuaian terhadap ketegangan, tantangan, dan tuntutan hidup sehari-hari. Pakar penelitian otak inilah yang pertama kali memperkenalkan metode terapi ini di Amerika, 19 tahun silam.

Awalnya senam otak dimanfaatkan untuk anak yang mengalami gangguan hiperaktif, kerusakan otak, sulit konsentrasi dan depresi. Namun dalam perkembangannya setiap orang bisa memanfaatkannya untuk beragam kegunaan.

Saat ini, di Amerika dan Eropa brain gym sedang digemari. Banyak orang yang merasa terbantu melepaskan stres, menjernihkan pikiran, meningkatkan daya ingat, dsb. Berminat? Selamat mencoba! PG
Macam Gerakan Brain Games
# Gerakan Sakelar Otak:

Sakelar otak (jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan tulang dada) dipijat selama 20-30 detik dengan satu tangan, sementara tangan lainnya memegang atau memijat sebelah kanan dan kiri pusar.

Mengoptimalkan pengiriman pesan dari otak kiri ke kanan atau sebaliknya, meningkatkan penerimaan oksigen, dan menstimulasi aliran darah agar lebih lancar mengalir ke otak.

Guna: mengoptimalkan keterampilan motorik halus, memperbaiki sikap tubuh, meningkatkan energi, mengurangi stres visual dan relaksasi tengkuk serta bahu.

# Gerakan Silang

Gerakan ini mengaktifkan hubungan kedua sisi otak dan merupakan gerakan pemanasan untuk semua keterampilan yang memerlukan penyeberangan garis tengah bagian lateral tubuh.

* Mengaktifkan gerakan mata dari kiri ke kanan, meningkatkan harmonisasi penglihatan (binokular)

* Guna: mengoptimalkan pekerjaan menulis, mendengar, membaca dan memahami, meningkatkan stamina, memperbaiki pernapasan, pendengaran dan penglihatan.

# Tombol Bumi

Ujung salah satu tangan menyentuh bawah bibir, ujung jari lainnya di pinggir atas tulang kemaluan (15 cm di bawah pusar). Di sentuh selama 30 detik atau 4-6 kali tarikan napas penuh.

* Meningkatkan koordinasi dan konsentrasi (melihat secara vertikal dan horizontal sekaligus tanpa keliru, seperti saat membaca kolom dalam tabel).

* Guna: mengurangi kelelahan mental (stres), mengoptimalkan jenis pekerjaan seperti organisasi, perancangan seni, pembukuan.

# Tombol Imbang

Gerakan ini akan mengembalikan tiga dimensi keseimbangan tubuh (kiri-kanan, atas-bawah, depan-belakang). Tekan ’tombol imbang’ -— 4-5 cm ke kiri dan ke kanan dari garis tengah/lekukan di batas rambut antara tengkorak dan tengkung di atas tulang belakang -— sementara tangan satunya menyentuh pusar, selama 30 detik.

* Meningkatkan konsentrasi, pengambilan keputusan, pemikiran asosiatif, kepekaan indrawi untuk keseimbangan, menjernihkan pikiran dan menjaga badan tetap relaks

* Guna: mengerti konsep yang tersirat (saat membaca), mengkritisi, mengurangi mabuk perjalanan dan tekanan di kuping karena perubahan ketingian, mengoptimalkan pekerjaan menulis laporan, memakai telepon atau komputer.

# Kait Relaks

Tumpangkan kaki kiri di atas kaki kanan, dan tangan kiri di atas tangan kanan dengan posisi jempol ke bawah. Jemari kedua tangan saling menggenggam, kemudian tarik tangan ke arah pusar dan terus ke depan dada. Pejamkan mata dan saat menarik napas, lidah ditempelkan ke langit-langit mulut dan lepaskan saat mengembuskan napas. Berikutnya, buka silangan kaki, dan ujung-ujung jari tangan saling bersentuhan secara halus di dada atau di pangkuan, sambil mengambil napas dalam 1 menit lagi

* Meningkatkan koordinasi motorik halus dan pemikiran logis, dan pemusatan emosional.

* Guna: mendengar aktif, berbicara lugas, menghadapi tes dan bekerja dengan papan ketik, pengendalian diri dan keseimbangan.


Catatan: Untuk mencegah ketegangan otot, sebelum memulai latihan Anda sebaiknya minum beberapa gelas air putih. Jumlah air yang harus dikonsumsi sekitar sepertiga kali berat tubuh.


itu hanya baru salah satu kumpulan gerakan sederhana yang bisa dipraktekkan. dalam buku braingym kita bisa memnemukan gerakan2 lain yang mungkin sangat cocok dan lebih menyenangkan... selamat mencoba :>

soal uan untuk tingkat smp/mtsn

soal disini untuk tingkat smp/mts sederajat, dan dapat langsung di download dalam bentuk pdf.......
untuk lebih mudah memprintnya sebaiknya anda convert dulu ke dalam bentuk word menggunakan aplikasi pdf to word

soal uan mtk c3 2004

contoh soal mtk dan pembahasannya uan 2003/20o4

contoh soal B.indonesia dan pembahasannya uan 2003/2004

soal uan bahasa indonesia 2003/2004 C1

soal uan bahasa indonesia 2003/2004

soal uan bahasa indonesia 2002/2003


soal uan bahasa indonesia 2002/2003 c1

contoh soal dan jawaban uan bahasa inggris 2003/2004

soal uan bahasa inggris 2003/2004 b

soal uan bahasa inggris 2003/2004 c

soal uan bahasa inggris 2002/2003 d

soal uan bahasa inggris 2002/2003 e








Saturday, June 16, 2007

RAHASIA SI UNTUNG

RAHASIA SI UNTUNG

Anda pasti kenal tokoh si Untung di komik Donal Bebek. Berlawanan
dengan Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan untung terus.
Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di
Amerika bernama asli Gladstone ini. Betapa enaknya hidup si Untung.
Pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donal.
Jika Untung dan Donal berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan
sekeping uang dijalan, pastilah itu si Untung. Jika Anda juga ingin
selalu beruntung seperti si Untung, dont worry, ternyata beruntung itu
ada ilmunya.


Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris,
mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang2 beruntung dengan yang
sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu
untung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesan
nya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti
Namun ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan
mereka yang sial.

Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman
memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang
dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang2 dari kelompok sial
memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini.
Sementara mereka dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik
saja! Lho kok bisa?

Ya, karena sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi "berhenti menghitung sekarang! ada
43 gambar di koran ini". Kelompol sial melewatkan tulisan ini ketika
asyik menghitung gambar. Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah2 koran,
Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: "berhenti menghitung
sekarang dan bilang ke peneliti Anda menemukan ini, dan menangkan
$250!" Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang benar2
sial.


Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya "scientific" ini, Wiseman
menemukan 4 faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:

1. Sikap terhadap peluang

Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka
lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan
bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan?
Ternyata orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan
terbuka terhadap pengalaman-pengalam an baru. Mereka lebih terbuka
terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan
menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebihtegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru.

Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permata nya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: "Mr. Buffet!" Hanya kejadian sekilas yang mungkin
akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain. Ia berpikir jika pria disebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan toko permata nya. Maka Helzberg segera menyapa pria di sebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet.
Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung
kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian Buffet setuju membeli
jaringan toko permata milik Helzberg.
Betul-betul beruntung.

2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripadalogika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang
beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan "hati
nurani" (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih.
Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision umumnya dari
"gut feeling". Yang barangkali sulit bagi orang yang sial adalah,
bisikan hati nurani tadi akan sulit kita dengar jika otak kita pusing
dengan penalaran yang tak berkesudahan. Makanya orang beruntung
umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya
melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang, dan
pikiran yang jernih, intuisi akan lebih
mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan
semakin tajam.
Banyak teman saya yang bertanya, "mendengarkan intuisi" itu bagaimana?
Apakah tiba2 ada suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu?
Wah, kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba2
mendengar suara yg tidak ketahuan sumbernya, bisa2 saya jatuh pingsan.
Karena ini subtektif, mungkin saja ada orang yang beneran denger
suara. Tapi kalau pengalaman saya, sesungguhnya intuisi itu sering
muncul dalam
berbagai bentuk, misalnya:

- Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami. "Gue kok tiba2
deg-deg an ya, mau dapet rejeki kali", semacam itu. Badan kita
sesungguhnya sering memberi isyarat2 tertentu yang harus Anda
maknakan. Misalnya Anda kok tiba2 meriang kalau mau dapet deal gede,
ya diwaspadai saja kalau tiba2 meriang lagi.
- Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang
lain ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah
saya alami. Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya suka merasa
tiba-tiba excited setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu.
Beberapa tahun kemudian saya ternyata bekerja di kantor tersebut. Ini
masih terjadi
untuk beberapa hal lain.
- Isyarat dari luar. "Follow the omen" demikian kalau kata Paulo
Coelho di buku the Alchemist. Baca "isyarat2" dari luar yang datang
pada Anda. Saya juga beberapa kali mengalami. Misalnya pernah saja
tiba2 di TV saya kok merasa sering melihat iklan suatu perusahaan
tertentu, kemudian ketemu teman kok membicarakan perusahaan itu lagi,
di jalan melihat
iklan perusahaan tadi. Belakangan perusahaan tadi ternyata menjadi
klien saya. Jadi kalau akhir2 ini Anda sering berpapasan dengan
Mercedez S Class dua pintu, barangkali itu suatu pertanda.


3. Selalu berharap kebaikan akan datang.
Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap kehidupan. Selalu
berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap
mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa
mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain.
Coba saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang
sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka
akan menceritakan optimisme dan harapan.

4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik.
Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan
merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada
sisi baiknya. Dalam salah satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta
untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut
diserbu kawanan perampok bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan
reaksi mereka.

Reaksi orang dari kelompok sial umumnya adalah: "wah sial bener ada di
tengah2 perampokan begitu". Sementara reaksi orang beruntung, misalnya
adalah: "untung saya ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya
untuk media dan dapet duit". Apapun situasinya orang yg beruntung
pokoknya untung terus.
Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan
merubahnya menjadi keberuntungan.


Sekolah Keberuntungan.

Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof Wiseman bahkan membuka Luck
School. Saya yakin Anda semua sudah beruntung dan tidak perlu
bersekolah di Luck School. Tapi ada baiknya mengintip sedikit,
latihan2 apa yang diberikan di Luck School.

Salah satu yang menonjol dari orang sial adalah betapa mereka sering
mengabaikan hal-hal yang positif disekitar mereka. Misalnya salah satu
pasien Prof Wiseman, adalah seorang wanita single parent, yang sangat
sial. Ketika diminta menceritakan hidupnya akan segera nyerocos
menceritakan setiap detil kesialannya. Betapa sulitnya memperoleh
pasangan, sudah ketemu pria yang cocok tapi si pria jatuh dari motor,
di lain kesempatan si pria jatuh dan patah hidungnya, sudah hampir
menikah, tempat resepsi nya terbakar, dan sebagainya. Pokoknya benar2
sial. Padahal, dalam setiap interview, si wanita datang membawa 2
orang anak yang sangat lucu2 dan sehat. Sebagian besar dari kita akan
merasa sangat beruntung memiliki 2 anak tadi. Tapi tidak bagi si
wanita sial tadi.

Karena 2 anak lucu tadi tidak ada dalam pikiran si wanita, yang
otaknya sudah penuh dengan "kesialan".

Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang2 semacam itu adalah dengan
membuat "Luck Diary", buku harian keberuntungan. Setiap hari, wanita
tadi harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang terjadi.
Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka. Awalnya mungkin
sulit, tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan,
besok-besoknya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yg
mereka tuliskan. Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang
Lucky Diary mereka, semakin mereka akan sadari betapa mereka
beruntung. Dan sesuai prinsip "law of attraction", semakin mereka
memikirkan betapa mereka beruntung, maka semakin banyak lagi lucky
events yang datang pada hidup mereka.



Jadi, sesederhana itu rahasia si Untung. Ternyata semua orang juga
bisa beruntung. Termasuk Anda.
Siap mulai menjadi si Untung?

First Open your Mind and Enjoy your life!

"My will shall shape the future. Whether I fail or succeed shall be no
man's doing but my own. I am the force; I can clear any obstacle
before me or I can be lost in the maze. My choice; my responsibility;
win or lose, only I hold the key to my destiny"

:: Elaine Maxwell ::

Keberuntungan adalah ketika kita bisa menikmati apa yng kita miliki
dan tidak iri dengan apa yang orang lain dapatkan...

Saturday, June 9, 2007

kuliah gratis, langsung kerja

Mungkin selama ini kita masih banyak yang kurang tahu akan sekolah-sekolah kedinasan atau perguruan tinggi lainnya yang menawarkan kuliah gratis tanpa bayar bahkan ada sebagian yang diberi uang saku dan dijamin kerja ada juga masih bayar tapi lulusan dijamin kerja bagi yg memenuhi syarat :)


ini mungkin hanya bagian kecil dari sekolah/pt tersebut semoga bermanfaat dan jika ada tambahan lain kirim ke endri02@gmail.com


Departemen Dalam Negeri

Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), Jatinangor (Sumedang, Jawa Barat)


Departemen Keuangan ( kerja di Beacukai, Pajak, Lelang, KPPN, bapeki,bapepam,bpk,bppk capek nulisnya tergantung nasipnyadllll
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Kabupaten Tangerang, Banten

Badan Pusat Statistik
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jakarta

Kepolisian Negara RI
Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah
Akademi Kepolisian (Akpol), Sukabumi, Jawa Barat

Tentara Nasional Indonesia
Akademi Militer (TNI Angkatan Darat), Magelang, Jawa Tengah
Akademi Angkatan Laut (TNI Angkatan Laut), Surabaya, Jawa Timur
Akademi Angkatan Udara (TNI Angkatan Udara), Yogyakarta

Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia
Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Bogor, Jawa

Badan Meteorologi Nasional

Akademi Meteorologi Nasional

Departemen Kesehatan

Poltekes Depkes


Pos Indonesia
poltekpos.ac.id
kalo yg ini masih bayar, tapi 25 lulusan terbaik diterima di PT Posindo

Dephup ( yg mo jadi pilot, syahbandar,pelaut pokeke yang gituan deh
Sekolah Tinggi Perhubungan
1.Sekolah Tinggi Transportasi Darat
2.Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran
3.Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia

pariwisata
http://www.stpbali.ac.id/
di pulau dewata ngurusin bule

Akademi Pariwisata (Akpar) Medan
Jl. RS. Haji no. 10 A
Medan
Ph: 62 61 6629441
Fax: 62 61 6632182
email: akparmdn @ indosat.net.id

Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung (NHI)
www.stp-bandung.ac.id/

saat ini pln melakukan penerimaan Diploma 1 untuk tahun 2007
bebas biaya,diasramakan dan langsung kerja untuk wilyah riau. kalimantan sel/teng
lebih lengkap nya pln

atau sekolah tinggi teknik pln


Sekolah Tinggi Perikanan (STP)
Jakarta, Jln. AUP Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Pendidikan Khusus Kejuruan Tekhnik (PKKT) Siemens, Jln. Eropa I, KIEC, Kav. B2, Cilegon, Banten.

Akademi Imigrasi, Pusdiklat Dep Kehakiman dan HAM RI
, Jln. Raya Gandul, Cinere, Jakarta Selatan.

Akademi Ilmu Pemasyarakatan,
Pusdiklat Dep Kehakiman dan HAM RI, Jln. Raya Gandul, Cinere, Jakarta Selatan.

Politeknik Gajah Tunggal, Jln Gatot Subroto Km 7, Kompleks Industri Gajah Tunggal Kotak Pos 540 Kodya Tangerang 15001. Homepage:

Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi , Jln. Raya Setu Cibitung, Bekasi Jawa Barat, PO BOX 153.

Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Jln. Marunda Raya, Jakarta Utara.

Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Jln.Singosari No.2 A Semarang 50242.

Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Jln.Tentara Pelajar no.173 Makassar 90172.

AkademiTeknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya, Jln. Jemur handayani I/I Wonocolo,Surabaya

Bank BCA
PPA BCA


contoh soal stan

Mari berlatih Soal Ujian Masuk STAN
Jawaban benar bernilai 4, jawaban salah bernilai minus 1 (-1), tidak menjawab bernilai nol.

Waktu untuk tiap soal 1,5 menit ( 90 detik)

1. Semua calon mahasiswa harus menempuh tes psikologi. Beberapa orang calon mahasiswa mempunyai TOEFL score di atas 500. Jadi:

2. Semua binatang adalah makhluk hidup. Semua makhluk hidup akan mati. Tidak semua binatang berekor dapat memanjat. Kuda adalah binatang berekor. Kesimpulan:

3. Siswa yang pandai dalam matematika lebih mudah belajar bahasa. Orang yang tinggal di Negara asing lebih lancar dalam bahasa yang dipakai di Negara tersebut. Rianto belajar bahasa Inggris. Kesimpulan:

4. Fredy, Cindy, dan Sandy masing-masing memilikidua ekor binatang piaraan. Salah satu di antara mereka tidak memelihara anjing. Cindysatu-satunya yang memelihara kucing. Sandy memelihara anjing. Fredy dan Cindy masing-masing memelihara kelinci. Siapakah yang memelihara kura-kura?

Soal no. 5-9 didasarkan pada informasi berikut

Pak Sudrajat, Kepala Bagian Peralatan, bertanggung jawab dalam hal penggantian mesin fotokopi yang telah ada. Spesifikasi mesin harus tetap sama, yaitu mesin tersebut bisa membuat 50.000 salinan per bulan, mengerjakan sedikitnya 40 salinan per menit, mempunyai fasilits memfotokopi dua sisi (bolak-balik), sebuah baki penaruh kertas, dan kotak sortiran. Ia diberi tahu bahwa ia bisa mempertimbangkan mesin berkas pakai atau mesin baru, tetapi tidak boleh ada anggaran biaya perbaikan.

Pak Sudrajat menanggapi tugas tersebut dengan hati-hati mangingat reputasi petugas penjual mesin fotokopi yang tidak baik. Ia memutuskan untuk menulis daftar spesifikasi dan mengirimkannya kepada sejumlah perusahaan untuk meminta ketetapan dan rincian produk mereka. Segera setelah itu, ia menerima telepon dari wakil perusahaan yang menawarinya bermacam-macam barang yang dimaksud.

Jawablah :

1.Jika pernyataan A dan B sama-sama benar
2.Jika pernyataan A benar, tetapi pernyataan B salah
3.Jika pernyataan A salah, tetapi pernyataan B benar
4.Jika pernyataan A dan B sama-sama salah

5. A. Pak Sudrajat meminta petugas penjualan barang untuk menelponnya

B. Ia menginginkan sebuah mesin yang bisa menyalin dua sisi

6. A. Jaminan service merupakanbagian dari perjanjian

B. Mesin yang baru memiliki fasilitas yang lebih banyak

7. A.Pak Sudrajat meminta petugas penjualan barang untuk mengirimkandua jenis informasi

B. Ia lebih menyukai mesin baru dibandingkandengan mesin bekas yang telah diperbarui

8. A. Meskipun bingung, Pak Sudrajat bisa menyimpulkan bahwa ia bukan penanggung
jawab satu-satunya atas pengambilan keputusan mesin fotokopi mana yang dibeli

B. Staff penjualan mesin fotokopi mempunyai reputasi tertentu

9. A. Mesin fotokopi Pak Sudrajat harus mampu menghasilkan setengah juta salinan per tahun

B. Sebuah mesin yanghanya bisa melakukan penyalinan di bawah 2000 salinan per jam tidak sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan oleh Pak Sudrajat

10. Sementara serjana adalah dosen. Semua dosen harus meneliti. Jadi :

11. Semua dosen adalah pegawai negeri. Sebagian dosen adalah akuntan. Yang tidak cocok dengan pernyataan-pernyataan tersebut adalah:

12. Jono dan Jacky memiliki uang lebih banyak dari pada Fredy, Sementara itu Chrisna memilki uang lebih sedikit dari pada Fredy. Peter memiliki uang lebih banyak dari pada Fredy. Siapakah yang memiliki uang paling sedikit ?

PERSAMAAN ARTI

13. ACUAN

1.rujukan
2.pegangan
3.pedoman
4.pemacu

14. SUMBANG

1.Tak selaras
2.tak seimbang
3.

tak sinkron
4.tak serasi

15. NARATIF

1.prosa
2.timbal-balik
3.puisi
4.deskriptif

16. KISI-KISI

1.alat penangkap ikan
2.table
3.alat hitung
4.terali

17. AKURAT

1.selidik
2.proksi
3.ralat
4.seksama

LAWAN KATA (No.18-20)

18. KENDALA

1.pendukung
2.manifestasi
3.bimbingan
4.kekerasan

19. BONGSOR

1.macet
2.kerdil
3.tertua
4.menumpuk

20. DEPENDEN

1.mandiri
2.keterkaitan
3.valid
4.korelasi

21. BELAJAR : PANDAI adalah seperti

1.Berpikir : arif
2.Potret : kamera
3.Cetak : kertas
4.Litografi : batu

22. DOKTOR : DISERTASI adalah seperti

1.buruh : upah
2.menteri : keppres
3.kyai : jamaah
4.sarjana : skripsi

23. AUDITING : PEMBUKUAN adalah seperti

1.sebab : akibat
2.data : kenyataan
3.evaluasi : kebijakan
4.awal : akhir

24. GEMPA : RICHTER adalah seperti

1.suhu : Fahrenheit
2.ombak : knot
3.jarak : dynamo
4.banjir : air

25. INTENSITAS : FREKUENSI adalah seperti

1.jauh : jarak
2.hadiah : pengabdian
3.hak : kewajiban
4.penghargaan : penghormatan

26. MURID : BUKU : PERPUSTAKAAN adalah seperti

1.pembeli : mekenan : gudang
2.orang tua : anak : ibu
3.anak : kelereng : rumah
4.nasabah : uang : bank

27. INTRODUKSI : PENUTUP adalah seperti

1.utara : barat
2.kuda : keledai
3.kepala ; rambut
4.kepala : ekor

28. BEBATUAN terhadap GEOLOGI seperti BENIH terhadap :

1.ATOM
2.ILMU PENGETAHUAN
3.HOLTIKULTURA
4.BIOLOGI

29. KOSONG terhadap HAMPA seperti CAIR terhadap :

1.BASAH
2.KENTAL
3.AIR
4.ENCER

30. MATA terhadap WAJAH seperti BANTAL terhadap :

1.KAMAR TIDUR
2.KASUR
3.SELIMUT
4.RANJANG

31. MERAKIT terhadap MEMBANGUN seperti PURNABAKTI terhadap :

1.PENSIUN
2.MENIKMATI
3.MANGKIR
4.UMUR

Untuk nomor 32-36 berapakah xx

32. 121, 36, 157, 197, xx

33. 12, -24, 36, -46, xx

34. 2, -1/4, 6, -1/8, xx

35. 1, 1/3, 9, 1/27, xx

36. 1/2, ¼, ¾, 1, 1 ¾, xx

37. Suatu seri angka terdiri dari 4 10 8 14 12 18, angka selanjutnya adalah

38. Suatu seri angka terdiri dari 10 15 12 17 14 19, angka selanjutnya adalah

39. Suatu seri huruf terdiri dari B A C A D A E A F A G A, seri selanjutnya adalah

40. Suatu seri huruf terdiri dari A B C F E D G H I L K J M, seri selanjutnya adalah

41. Jika C x F – I = 9, maka C + F + I =…

42. Jika n/7 + n/5 = 12/35, maka n sama dengan

43. Berapakah yang harus dikurangkan dari penjumlahan 1/2 dan 1/3 agar diperoleh rata-rata 1/6 ?

44. S tahun yang lalu seseorang berusia r tahun. Berapakah usia orang tersebut t tahun yang mendatang ?

45. Jika 7+10=5, 8+5=1; dan 4 +11=3;maka 9+7=

46. Persis tiga tahun sebelum Anisa lahir adalah tahun 1980-x. Jadi, ulang tahun ke-20 Anisa jatuh pada tahun

47. Dalam suatu kelas, 3/8 murid adalah laki-laki, dan 2/3 murid laki-laki berambut lurus, berapakah murid perempuan yang tidak memiliki rambut lurus ?

48. Jika 1/x – 1/y = 1/z, maka z sama dengan

49. Sebuah truk berangkat dari kota A pada pukul 11.53 dan tiba di kota B yang berjarak 240 km dari kota A pada pukul 16.11 hari yang sama. Berapakah kecepatan rata-rata truk tersebut dalam menempuh perjalanan dari A ke B ?

50. Jika panjang setiap sisi bujur sangkar adalah (3x/4)+1. Berapakah keliling bujur sangkar

bahasa indonesia

selengkapnya download disini

sumber http://stan-prodip.info/

Friday, June 8, 2007

CARA MEMBACA EFEKTIF

MEMBACA DENGAN EFEKTIF

Salah satu unsur penting dalam Manajemen Diri adalah membangun kebiasaan untuk
terus menerus belajar atau menjadi manusia pembelajar yang senantiasa haus akan
informasi dan pengetahuan.

Hal ini seperti yang dikatakan oleh Henry Ford, pendiri General Motors yang
mengatakan bahwa "Anyone who stops learning is old, whether at twenty or eighty.
Anyone who keeps learning stays young. The greatest thing in life is to keep
your mind young."

Tidak peduli berapapun usia kita, jika kita berhenti belajar berarti kita sudah
tua, sedangkan jika senantiasa belajar kita akan tetap awet muda. Karena hal
yang terbaik di dunia akan kita peroleh dengan memelihara pikiran kita agar
tetap muda.

Salah satu cara paling efektif untuk belajar adalah dengan membaca. Namun
sayangnya sebagian besar kita tidak pernah punya waktu untuk membaca. Alasan
utama yang sering kita sampaikan adalah kesibukan pekerjaan. Kita terjebak dalam
rutinitas dan tekanan pekerjaan sehingga tidak memiliki kesempatan untuk
mengasah gergaji kita, seperti yang diceritakan oleh Stephen Covey dalam bukunya
"The 7 Habits of Highly Effective People" sebagai berikut:

Andaikan saja anda bertemu seseorang yang sedang terburu-buru menebang sebatang
pohon di hutan.

"Apa yang sedang anda kerjakan? Anda bertanya.

"Tidak dapatkah anda melihat?" demikian jawabnya dengan tidak sabar. "Saya
sedang menggergaji pohon ini."

"Anda kelihatan letih!" anda berseru. "Berapa lama anda sudah mengerjakannya?"

"Lebih dari lima jam," jawabnya, " dan saya sudah lelah! Ini benar-benar kerja
keras."

"Nah, mengapa anda tidak beristirahat saja beberapa menit dan mengasah gergaji
itu?" anda bertanya. "Saya yakin anda akan dapat bekerja jauh lebih cepat."

"Saya tidak punya waktu untuk mengasah gergaji," orang itu berkata dengan tegas.
"Saya terlalu sibuk menggergaji."

Bahkan menurut Covey, kebiasaan mengasah gergaji merupakan kebiasaan yang paling
penting karena melingkupi kebiasaan-kebiasaan lain pada paradigma tujuh
kebiasaan manusia efektif. Kebiasaan ini memelihara dan meningkatkan aset
terbesar yang kita miliki yaitu diri kita. Kebiasaan ini dapat memperbarui
keempat dimensi alamiah kita �?" fisik, mental, spiritual, dan sosial/emosional.

Membaca merupakan salah cara kita untuk memperbaiki dan meningkatkan efektifitas
diri kita. Meskipun kita memiliki "keterbatasan waktu", kita tetap perlu
mengasah gergaji kita. Caranya adalah dengan menguasai cara membaca yang efektif
sehingga waktu yang kita gunakan menjadi efisien.

Namun sebelumnya kita perlu mengenali berbagai tipe gaya belajar seseorang,
yaitu:

a. Visual.
Belajar melalui melihat sesuatu. Kita suka melihat gambar atau diagram. Kita
suka pertunjukan, peragaan atau menyaksikan video.

b. Auditori.
Belajar melalui mendengar sesuatu. Kita suka mendengarkan kaset audio, ceramah
kuliah, diskusi, debat dan instruksi verbal.

c. Kinestetik.
Belajar melalui aktivitas fisik dan keterlibatan langsung. Kita suka
"menangani", bergerak, menyentuh dan merasakan/mangalami sendiri.

Semua kita, dalam beberapa hal, memanfaatkan ketiga gaya tersebut. Tetapi
kebanyakan orang menunjukkan kelebihsukaan dan kecenderungan pada satu gaya
belajar tertentu dibandingkan dua gaya lainnya. Pada anak-anak kecenderungannya
adalah pada kinestetik dan auditori, namun pada saat mereka dewasa,
kelebihsukaan pada gaya belajar visual ternyata lebih mendominasi.

Memahami gaya belajar pribadi anda akan dapat meningkatkan kinerja dan prestasi
anda. Anda akan mampu menyerap informasi lebih cepat dan mudah. Anda dapat
mengidentifikasi dan mengapresiasi cara yang paling anda sukai untuk menerima
informasi. Anda akan bisa berkomunikasi jauh lebih efektif dengan orang lain dan
memperkuat pergaulan anda dengan mereka.


Tiga Faktor Penting Meningkatkan Kemampuan Belajar

Ada tiga faktor penting dalam penguasaan ketrampilan untuk belajar:

pertama adalah pola pikir dan sikap (mindset and attitude) kita terhadap
belajar.

Kita harus memiliki hasrat (desire) dan kecintaan (passion) yang dalam terhadap
nilai-nilai untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Belajar tidak hanya
sekedar melalui pendidikan formal semata, tetapi dalam setiap aspek kehidupan
kita harus senantiasa mengembangkan sikap belajar. Sikap mau membaca, mendengar,
mau mengerti dan mau belajar dari orang lain merupakan sikap yang perlu
senantiasa dikembangkan jika kita ingin memperbaiki diri ataupun gagasan kita.


Faktor kedua dalam meningkatkan ketrampilan untuk belajar adalah kemampuan kita
untuk mendayagunakan kekuatan pikiran kita (terutama pikiran bawah sadar �?"
subconscious mind) untuk mempercepat proses belajar (accelerated learning).
Pikiran bawah sadar merupakan kekuatan yang luar biasa jika kita dapat
mengoptimalkan potensinya. Seringkali kita melupakan bahwa anugerah yang
terindah dan terbesar yang diberikan Tuhan kepada kita adalah kemampuan pikiran
kita. Hal inilah yang membedakan kita dengan ciptaanNya yang lain.

Hal yang paling mudah kita lakukan untuk mengembangkan ketrampilan untuk belajar
adalah dengan banyak membaca. Meluangkan waktu sedikitnya satu jam sehari untuk
membaca buku merupakan kebiasaan yang baik bagi kita untuk mulai mengembangkan
diri kita.


Banyak sekali metoda untuk meningkatkan kecepatan membaca (speed reading) maupun
pemahaman (comprehension) terhadap isi dari suatu buku. Ketrampilan inilah yang
amat kita perlukan untuk meningkatkan daya serap dan kecepatan kita dalam
membaca sebuah buku. Selain membaca, meningkatkan kemampuan dapat diperoleh
melalui seminar, pelatihan maupun mendengarkan kaset-kaset motivasi.



Faktor ketiga dalam meningkatkan kemampuan belajar kita adalah disiplin diri dan
kegigihan (self discipline and persistence).
Tanpa kedua hal ini maka belajar hanyalah kegiatan yang sifatnya tergantung
suasana hati (mood) dan kita tidak dapat mencapai keunggulan (excelence) hanya
dengan belajar setengah hati. Sudah saatnya kita mengubah kebiasaan-kebiasaan
kita.
Ada pepatah yang mengatakan "Your Habits will Determine Your Future. Miliki
kebiasaan belajar, dan mulai langkah pertama anda. Proses mengubah kebiasaan
sangat ditentukan oleh kedisiplinan diri dan kegigihan kita, sehingga setelah
melakukannya dalam periode waktu tertentu, hal tersebut tidak lagi menjadi beban
tetapi telah menjadi kebutuhan. Jika pada awalnya sulit melakukan tetapi setelah
itu anda jadi terbiasa.

Ketrampilan Dasar untuk Membaca yang Efektif.

Sebelum kita mengembangkan kemampuan membaca dengan efektif, kita perlu
menguasai terlebih dulu beberapa ketrampilan dasar, yaitu:

1. Konsentrasi
Kebanyakan kita menganggap bahwa konsentrasi adalah pekerjaan berat dan sangat
sulit dilakukan. Kita memiliki suatu keyakinan bahwa hal tersebut susah untuk
dilakukan. Padahal kalau kita menyenangi sesuatu, katakanlah menonton konser
musik band favorit kita atau film di bioskop, maka kita akan dapat
berkonsentrasi menikmati pertunjukan yang berlangsung lebih dari dua jam. Kita
ternyata dapat berkonsentrasi cukup lama jika kita melakukan sesuatu yang kita
senangi. Inilah pola pikir pertama yang harus kita kembangkan untuk belajar
berkonsentrasi.

Hal yang kedua adalah bahwa mengembangkan daya konsentrasi sama halnya dengan
mengembangkan dan menguatkan otot-otot tubuh kita. Kita perlu latihan yang
teratur dan terus menerus. Salah satu teknik untuk mengembangkan daya
konsentrasi adalah teknik kontemplasi. Kontemplasi adalah suatu teknik
menggunakan pikiran kita seperti sebuah lampu senter (searchlight) untuk mencari
dan menemukan informasi baru. Untuk melatihnya, anda perlu lakukan setiap hari
(sedikitnya 5 menit sampai maksimum 10 menit per latihan). Caranya dimulai
dengan fokus terhadap apa yang ingin kita ketahui. Misal, kita ingin mengetahui
cara meningkatkan kecerdasan finansial (membaca buku Robert Kiyosaki misalnya),
kemudian pikirkan gagasan tersebut secara mendalam dan tanyakan pada diri anda
pertanyaan-pertanyaan seperti, "Apa artinya kecerdasan finansial? Apa
implikasinya pada hidup saya? Apakah hal tersebut bisa saya lakukan? Dan
seterusnya lakukan sampai sekitar 5-10 menit.

Jika anda sudah bisa bertahan konsentrasi 10 menit, tingkatkan kemampuan anda
dengan berlatih langsung membaca sebuah buku 10-20 menit. Lakukan setiap hari
sampai daya tahan konsentrasi anda meningkat sedikit demi sedikit.

2. Membuat Peta Pikiran (Mind Mapping)
Teknik ini merupakan cara untuk meringkas suatu tema atau pokok pikiran yang ada
dalam buku.
Pertama, kita awali dengan menuliskan tema pokok di tengah-tengah halaman kertas
kosong.
Kemudian seperti pohon dengan cabang dan ranting kita kembangkan tema pokok
menjadi sub tema di sekelilingnya dengan dihubungkan memakai garis seperti
jari-jari roda.
Berikut adalah langkah atau prinsip dalam membuat peta pikiran dalam buku
Accelerated Learning for the 21st Century karangan Colin Rose dan Malcolm J.
Nicholl:

a. Mulai dengan topik di tengah-tengah halaman.
b. Gunakan kata-kata kunci.
c. Buatlah cabang-cabangnya
d. Gunakan simbol, warna, kata, gambar dan citra (images) lainnya.
e. Gunakan seperti poster dengan dasar putih bersih.
f. Buat tulisan atau gambarnya warna warni
g. Gunakan alat tulis berwarna terang

Membuat peta pikiran adalah latihan yang perlu dilakukan terus menerus. Sama
halnya seperti teknik kontemplasi, kita perlu berlatih mengunakan peta pikiran
untuk mengetahui informasi atau menganalisa masalah.
[Bisa juga melihat di Gua Kalong, bagian Peta Konsep dan Otak]

3. Relaksasi
Cara ini dikembangkan oleh Sandy MacGregor dalam bukunya Piece of Mind. Pada
prinsipnya dikatakan bahwa otak atau pikiran kita lebih mudah menyerap dan
mengingat informasi pada saat kondisi pikiran kita relaks yang ditunjukkan
dengan frekuensi gelombang otak yang rendah. Mengenai teknik relaksasi pernah
dibahas dalam edisi Mandiri sebelumnya. Bagi anda yang berminat mempelajari
dapat membaca buku Sandy MacGregor tersebut atau buku SELF MANAGEMENT: 12
Langkah Manajemen Diri karangan Aribowo Prijosaksono dan Marlan Mardianto.


Teknik Membaca Cepat
Kita hidup dalam zaman di mana kita setiap hari dibanjiri buku baru tentang
topik yang kita sukai atau yang berkaitan dengan bidang pekerjaan kita. Pembaca
biasa takkan bisa membaca semua buku yang telah diterbitkan tentang topik yang
berkaitan dengan bidang bisnis atau profesionalnya.

Sedangkan membaca itu sendiri bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan
sekaligus menjengkelkan. Padahal kita semua tahu bahwa membaca sama halnya
dengan kita menikmati pertunjukan konser atau film yang bagus. Membaca
melibatkan partisipasi aktif kita. Seluruh emosi, hasrat dan minat kita juga
harus terlibat dalam proses membaca, sehingga membaca menjadi pengalaman yang
menyenangkan.

Dengan keterbatasan waktu yang kita miliki, bagaimana kita dapat mengembangkan
kemampuan membaca secara efektif sehingga dengan tenggang waktu yang sama, kita
bisa mengambil inti dari lebih banyak buku. Kecuali untuk buku fiksi atau sastra
yang memang ingin kita nikmati jalinan cerita, emosi, dan rangkaian
kata-katanya, membaca buku nonfiksi (textbook) adalah seperti membaca surat
kabar. Yang kita perlukan adalah informasi dan gagasan pokok pengarang.

Hanya sedikit orang yang membaca koran dengan cara per bagian, halaman per
halaman. Kita biasanya membaca beberapa halaman pertama dengan mendetail, lalu
hanya sekilas membaca yang lain, mencari topik yang menarik. Sekarang kita akan
belajar melakukan hal yang serupa dengan buku yang akan kita baca.

Sebelum mulai membaca ada sejumlah alat bantu yang dapat membantu kita untuk
dapat memahami keseluruhan isi sebuah buku:

Sampul buku:
Biasanya pokok pikiran terpenting dari sebuah buku tercetak di sampulnya.
Informasi ini membantu penjualan buku dan memberikan perspektif penerbit tentang
isi buku. Sampul buku memberikan gambaran kepada kita tentang apa yang akan kita
dapatkan di bagian dalam.

Biografi penulis:
Informasi ini akan memberi tahu kita tentang latar belakang pendidikan,
pengalaman dan kegiatan penulis saat ini yang membuat ia bisa menulis buku
tersebut. Dengan memahami informasi tentang penulis akan membantu kita untuk
lebih mudah mengikuti alur pemikirannya dalam buku tersebut.

Bagian awal:
Bagian ini terdiri atas kata pengantar, prakata, atau bab pendahuluan (prolog).
Biasanya justru bagian-bagian ini yang perlu secara mendalam kita pelajari,
karena intisari seluruh gagasan penulis tentang tema buku tersebut terangkum
dalam bagian awal buku. Yang jelas bagian ini memaparkan tujuan penulisan �?"
pernyataan misinya. Pada titik ini kita bisa memutuskan untuk membaca lebih
lanjut atau kita hanya akan menggunakannya untuk referensi.

Daftar Isi:
Sebenarnya bagian ini adalah kerangka buku. Penulis menggunakan masing-masing
topik bab sebagai gantungan untuk menjelaskan keseluruhan pemikirannya tentang
topik tertentu. Ada berapa bagian? Berapa bab? Bacalah Daftar Isi dengan teliti
untuk melihat apakah topik-topiknya sesuai dengan apa yang kita cari.

Indeks:
Teliti indeks di bagian belakang buku. Lihat apakah ada kata-kata kunci yang
menarik bagi anda.

Kita harus memeriksa semua hal tersebut sebelum membaca bukunya. Inilah yang
disebut dengan proses scanning, yaitu kita melihat secara selintas keseluruhan
isi dari buku yang akan kita baca. Begitu mulai membaca, kita bisa bebas
melompati materi yang sudah kita ketahui atau materi yang tidak kita minati.

Pada bagian tertentu kita bisa mendalami karena ada topik atau informasi yang
harus kita cermati dan kita cerna lebih dalam. Proses ini disebut dengan proses
skimming.


Berikut adalah hal-hal yang perlu untuk membaca dengan efektif:

1. Setelah melakukan proses scanning, kita dapat membuat peta pikiran (mind
charting) buku tersebut.
Tidak usah terlalu detil, tetapi cukup informatif untuk menjelaskan isi buku
dalam satu halaman kertas. Kalau perlu kita lakukan rekonstruksi terhadap daftar
isi digabung dengan informasi lain dari biografi, kata pengantar, pendahuluan
dan sinopsis di sampul buku tersebut.

2. Siapkan stabilo atau alat tulis untuk menandai informasi atau apa saja yang
ingin kita ingat.

3. Pahami jalan pikiran penulis.
Semakin cepat kita mengetahui topik, tujuan, pokok masalah materi yang kita
baca, semakin baik pemahaman dan ingatan kita akan hal itu.

4. Hindari baca kata per kata dan kalimat per kalimat.
Coba tangkap sekelompok kata dengan mata anda setiap kali
menggerakkannya.Apalagi untuk buku berbahasa asing, kita tidak perlu
menterjemahkannnya kata demi kata, karena akan menghambat proses penyerapan
informasi dalam otak anda.
Bandingkan anda membaca dengan bersuara dan membaca dalam hati. Kecepatannya
akan berbeda jauh.
Biasanya saya berkonsentrasi pada kalimat pertama dan kalimat terakhir dari
sebuah paragraf, atau mata saya melihat seluruh badan paragraf dan menangkap
pesan intinya.

5. Buatlah ringkasan sambil membaca.
Jika tak ada ringkasan bab, buatlah sendiri setiap selesai membaca satu bab.

6. Bandingkan dengan tulisan lain bertopik sama yang pernah anda baca.
Ingat teknik kontemplasi. Cobalah mengembangkan pertanyaan-pertanyaan dan kaitan
satu sama lain seperti anda mencari sesuatu dengan senter.

7. Untuk mempermudah kita menggunakan buku tersebut sebagai referensi, kita bisa
mencatat isi buku tersebut dalam sebuah buku catatan atau kertas khsusu yang
dapat kita simpan dan kita lihat kembali setiap saat.

Demikianlah prinsip-prinsip dan langkah-langkah yang perlu kita ketahui untuk
meningkatkan efisiensi membaca. Namun sekali lagi, sama seperti ketrampilan yang
lain, membaca memerlukan jam terbang. Kita perlu berlatih, berlatih dan berlatih
sehingga kecepatan dan efisiensi membaca kita meningkat dari waktu ke waktu.

Selamat membaca dan meningkatkan aset pribadi anda yang paling penting, diri
anda sendiri.